Tadabbur Hari Ini: Kepada Allah Kami Bertawakal
- Tarikh
- 23 September 2026
- Pengajar / Khatib / Sumber
- Al-Quran al-Karim
- Kitab / Rujukan
- Surah Yunus: 79–88
Ringkasan: Nabi Musa a.s. mengajar kaumnya supaya beriman, bertawakal dan tetap mendirikan solat. Tawakal ialah berusaha dengan benar, kemudian menyerahkan hasil kepada Allah.
Dalam menghadapi Firaun dan segala ancamannya, Nabi Musa a.s. mengajar kaumnya supaya beriman, bertawakal dan tetap mendirikan solat.
Allah menegaskan bahawa kebatilan mungkin kelihatan kuat untuk sementara waktu, tetapi kebenaran tetap akan ditegakkan:
وَيُحِقُّ اللَّهُ الْحَقَّ بِكَلِمَاتِهِ
“Dan Allah menetapkan kebenaran dengan kalimat-kalimat-Nya.” — Surah Yunus: 82
Ketika berada dalam ketakutan, orang-orang beriman menjawab:
عَلَى اللَّهِ تَوَكَّلْنَا
“Kepada Allah kami bertawakal.” — Surah Yunus: 85
Tawakal bukan bermaksud berhenti berusaha. Kita tetap perlu melakukan apa yang termampu, mempertahankan yang benar, menjaga solat dan berdoa. Selepas itu, perkara yang berada di luar kemampuan kita diserahkan kepada Allah.
🌱 Pedoman Hari Ini
“Lakukan apa yang mampu dengan benar, jaga solat dan doa, kemudian jangan biarkan ketakutan terhadap hasil menguasai hati. Bertawakallah kepada Allah.”
Usahakan apa yang boleh. Jaga yang benar. Dirikan solat. Berdoa. Kemudian serahkan hasilnya kepada Allah.
عَلَى اللَّهِ تَوَكَّلْنَا — Kepada Allah kami bertawakal. 🤲🏻🌿



